Posts

23022026 - q6

 4.148-149 Allah tidak menyukai perkataan buruk secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Jika kamu menyatakan sesuatu kebajikan, menyembunyikannya atau memaafkan suatu kesalahan, maka sungguh, Allah Maha Pemaaf, Mahakuasa. (This verse states that God does not like the public expression of evil speech, except from someone who has been wronged. Classical commentators explain that the general principle is to avoid openly speaking harsh or abusive words, complaining loudly, or spreading insults among people. However, the verse makes an exception for someone who has suffered injustice. The permission usually includes situations like: A victim complaining about the wrongdoing to seek justice; Mentioning the harm done by an oppressor when reporting it to authorities or others who can help; Defending oneself or clarifying the truth after being treated unjustly. Even then, scholars emphasize that the allowance is limited to what is nec...

22022026 - q5

 4.24 Dan perempuan yang bersuami, kecuali hamba sahaya perempuan yang kamu miliki sebagai ketetapan Allah atas kamu.  Dan dihalalkan bagimu selain yang demikian itu jika kamu berusaha dengan hartamu untuk menikahinya bukan untuk berzina.  Maka karena kenikmatan yang telah kamu dapatkan dari mereka, berikanlah maskawinnya kepada mereka sebagai suatu kewajiban. Tetapi tidak mengapa jika ternyata di antara kamu telah saling merelakannya, setelah ditetapkan.  Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana. 4.29 Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu.  Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. 4.32 Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan ada...

21022026 - q4

 3.97 Dan kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. 3.103 Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. 3.104 Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. 3.105 Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. 3.110-114 Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.  Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik. Mereka tida...

20022026 - q3

 2.253 Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka dari sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berfirman dengannya dan sebagian lagi ada yang ditinggikan-Nya beberapa derajat.  Kalau Allah menghendaki, niscaya orang-orang setelah mereka tidak akan berbunuh-bunuhan, setelah bukti-bukti sampai kepada mereka. Tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada yang kafir. Kalau Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Tetapi Allah berbuat menurut kehendak-Nya. 2.254 Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan dan tidak ada lagi syafaat.  2.256 Tidak ada paksaan dalam agama, sesungguhnya telah jelas antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus.  (T...